
Dalam khotbah Tahun Baru 2025, Pdt. Dr. Stephen Tong mengajak kita untuk merenungkan arti waktu dan tanggung jawab kita sebagai umat Tuhan. Ia menekankan pentingnya hidup dengan bijaksana, menghargai waktu yang diberikan, dan melayani Tuhan dengan sepenuh hati, sambil mengingat bahwa setiap tindakan kita akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan-Nya.
Selamat Tahun Baru! Tahun 2025 telah tiba, dan dalam kesempatan ini, kita diajak untuk merenungkan arti dari waktu dan bagaimana kita seharusnya menjalani hidup kita. Pdt. Dr. Stephen Tong dalam khotbahnya mengingatkan kita bahwa sejarah dimulai dari Yesus Kristus, dan setiap tahun baru adalah kesempatan untuk merefleksikan perjalanan hidup kita.
Pdt. Tong mengingatkan bahwa sejarah manusia dimulai dari kelahiran Yesus Kristus, bukan dari tokoh-tokoh besar lainnya. Dengan memasuki tahun 2025, kita harus menyadari bahwa waktu yang kita miliki di dunia ini sangat terbatas. Kita tidak tahu berapa lama lagi kita akan hidup, sehingga penting bagi kita untuk memanfaatkan waktu yang ada dengan bijaksana.
Dalam khotbah ini, Pdt. Tong mengutip Ibrani 12:28-29, yang mengajak kita untuk bersyukur dan beribadah kepada Allah dengan hormat dan takut. Kita diingatkan bahwa Allah adalah api yang menghanguskan, dan kita harus hidup dengan kesadaran akan kehadiran-Nya. Ini adalah panggilan untuk hidup dalam ketaatan dan menghormati Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita.
Pdt. Tong juga membahas tantangan yang dihadapi umat manusia di abad ini, termasuk peristiwa tragis seperti serangan teroris yang menghancurkan menara kembar di New York. Ia menekankan bahwa tindakan jahat yang dilakukan oleh segelintir orang dapat mengubah sejarah dan mempengaruhi banyak orang. Kita harus belajar dari sejarah dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Dengan memasuki tahun baru, kita dihadapkan pada ketidakpastian. Pdt. Tong mengajak kita untuk tidak takut, tetapi tetap waspada dan hidup dengan penuh tanggung jawab. Kita harus menyadari bahwa setiap tindakan kita akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Tuhan. Oleh karena itu, penting untuk hidup dengan integritas dan melayani sesama dengan kasih.
Waktu adalah anugerah dari Tuhan yang tidak dapat kita ulang. Pdt. Tong mengingatkan kita untuk menggunakan waktu yang ada dengan bijaksana. Setiap hari yang berlalu adalah kesempatan yang tidak akan kembali. Kita harus merenungkan bagaimana kita menggunakan waktu kita dan apa yang ingin kita capai dalam hidup ini.
Sebagai umat Tuhan, kita memiliki tanggung jawab untuk hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Pdt. Tong mengajak kita untuk bertanya pada diri sendiri: Berapa banyak yang akan kita persembahkan untuk Tuhan tahun ini? Berapa banyak jiwa yang akan kita bawa kepada-Nya? Ini adalah pertanyaan penting yang harus kita renungkan saat kita memasuki tahun baru.
Tahun baru adalah waktu untuk merenungkan hidup kita dan membuat komitmen baru untuk melayani Tuhan. Mari kita gunakan waktu yang diberikan dengan bijaksana, hidup dalam ketaatan, dan berusaha untuk menjadi saksi yang baik bagi Kristus. Dengan demikian, kita dapat memuliakan nama Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita. Semoga tahun 2025 menjadi tahun yang penuh berkat dan kesempatan untuk melayani Tuhan dengan sepenuh hati.
Paste a YouTube link and let Magica create the key takeaways.
Summarize another video